Mig33 Bogor

motor matic injeksi irit harga murah
 
IndeksIndeks  Portal*Portal*  FAQFAQ  PencarianPencarian  CalendarCalendar  PendaftaranPendaftaran  LoginLogin  

Share | 
 

 4 Tipe UPS, Keunggulan dan Kekurangannya

Topik sebelumnya Topik selanjutnya Go down 
PengirimMessage
wp...
Mega Member
Mega Member


Male
Number of posts : 743
Age : 34
Lokasi : Jakarta pusat
Room : Cempaka mas
Mig33 ID : wp...
Warning :
0 / 1000 / 100

Points : 25
Registration date : 08.10.08

PostSubyek: 4 Tipe UPS, Keunggulan dan Kekurangannya   Fri 19 Dec 2008, 22:03



Anda mungkin sudah mengenal Uninteruptible Power Supply (UPS). Akan tetapi, seringkali orang hanya mengenal dua jenis UPS yang memang paling mudah ditemui di pasaran.

Kedua jenis tersebut adalah UPS jenis standby dan UPS jenis online. Pada kenyataannya, UPS masih memiliki beberapa jenis lainnya dengan keunggulan dan kekurangannya masing-masing.

American Power Conversion (APC), pemimpin global dalam layanan critical power dan cooling services yang juga terkenal dengan produk-produk UPSnya, memberikan informasi dan tips mengenai ragam UPS agar para pengguna dapat lebih mengenal dan memilih UPS yang sesuai dengan kebutuhannya.
UPS terbagi dalam beberapa tipe yang menghasilkan karakteristik kinerja berbeda:

Standby
Line Interactive
Double Conversion On-Line
Delta Conversion On-Line

UPS tipe Standby

Tipe ini biasa digunakan oleh para pengguna rumahan untuk disandingkan dengan PC mereka. UPS dengan tipe seperti ini mampu melakukan filtrasi terhadap gangguan daya dan pengelolaan arus, selain itu rancangannya efisien, ukurannya kecil serta murah.

UPS tipe Line Interactive

UPS tipe ini adalah yang paling sering digunakan pada unit small business, pengembang web, dan sejumlah server yang berada di departemen pemerintahan. Sebab, selain memiliki tingkat reliabilitas yang tinggi, tipe ini juga memiliki kemampuan menyesuaikan voltase yang cukup baik.

UPS ini memiliki Inverter yang selalu terhubung ke output sistem UPS untuk mengubah daya dari batere ke AC. Dalam keadaan normal, Inverter akan melakukan pengisian batere. Sedangkan dalam keadaan listrik padam, Transfer Switch akan menutup dan mengalirkan daya dari batere ke output UPS.

Posisi Inverter yang selalu terhubung ke output memberi tambahan penyaring daya. Hal inilah yang membuat UPS dengan tipe ini banyak digunakan untuk server dan kondisi listrik yang tidak terlalu baik.

UPS tipe Double Conversion On-Line

Tipe ini merupakan yang paling lazim untuk UPS dengan daya lebih dari 10kVA. Tipe ini memiliki kesamaan dengan tipe Standby. Hanya saja tipe ini memiliki sumber tenaga utama yang terletak pada Inverter, bukan pada sumber listrik AC.

Pada tipe ini, terputusnya pasokan listrik utama tidak akan memicu sakelar transfer karena arus listrik AC yang masuk pada bagian input tengah melakukan pengisian pada batere yang memberikan tenaga pada Inverter yang terletak pada bagian output.

Oleh karena itu, ketika arus listrik AC terputus, arus tenaga akan segera dialihkan tanpa mengambil jeda saat pengalihan terjadi. UPS tipe ini memperlihatkan kinerja di atas rata-rata. Dapat dikatakan tipe ini mendekati gambaran ideal dari sebuah UPS, sayangnya tipe ini menghasilkan panas yang cukup tinggi.

UPS tipe Delta Conversion On-Line

Hampir sama dengan tipe Double Conversion, tipe Delta menggunakan Inverter untuk selalu memasok voltase. Saat pasokan tenaga terputus, tipe ini melakukan hal yang sama dengan tipe Double Conversion.

Delta Conversion memiliki dua fungsi, yang pertama adalah untuk mengendalikan karakteristik power input. Sedangkan fungsi yang kedua adalah untuk mengendalikan arus pada input untuk mengarahkan proses pengisian pada sistem batere.

Hal yang perlu diingat adalah tipe ini meminimalisir energi yang terbuang. Selain itu, ia memiliki kompatibilitas tinggi terhadap beragam jenis generator serta mengurangi kebutuhan akan penggunaan kabel.

Secara ringkas, keunggulan dan kekurangan tipe-tipe UPS tersebut dapat dilihat di bawah ini:

Standby
Keunggulan: biaya rendah; efisiensi tinggi; desain kompak.
Kekurangan: baterai tetap terpakai saat listrik padam; tidak cocok untuk pemakaian di atas 2kVA.
Keterangan: paling cocok untuk pengguna personal.

Line Interactive
Keunggulan: reliabilitas tinggi; efisiensi tinggi; penyesuaian voltase baik.
Kekurangan: tidak cocok untuk pemakaian di atas 5kVA.
Keterangan: tipe UPS yang paling sering digunakan dalam kondisi listrik yang tidak menentu.

Double Conversion On-Line
Keunggulan: penyesuaian voltase yang sangat baik; mudah untuk disambungkan secara paralel.
Kekurangan: efisiensi rendah; harganya mahal untuk tipe dengan daya di bawah 5kVA.
Keterangan: mendekati gambaran ideal UPS, tapi menghasilkan panas yang cukup tinggi.

Delta Conversion On-line
Keunggulan: penyesuaian voltase yang sangat baik; efisiensi tinggi.
Kekurangan: tidak cocok untuk penggunaan di bawah 5kVA.
Keterangan: efisiensi tinggi memperpanjang daur hidup perangkat saat digunakan pada sistem yang besar.
Kembali Ke Atas Go down
Lihat profil user
gagha_sarden
Hyper Member
Hyper Member


Male
Number of posts : 218
Age : 29
Lokasi : bogor
Room : bogor autis,bogor topo
Mig33 ID : gaga.hasbeen.broken-gha_gha_krizz-dan gaga lain nya
Warning :
0 / 1000 / 100

Points : 37
Registration date : 20.10.08

PostSubyek: Re: 4 Tipe UPS, Keunggulan dan Kekurangannya   Sat 10 Jan 2009, 11:32

Kembali Ke Atas Go down
Lihat profil user http://aghainspiration.blogspot.com
 
4 Tipe UPS, Keunggulan dan Kekurangannya
Topik sebelumnya Topik selanjutnya Kembali Ke Atas 
Halaman 1 dari 1
 Similar topics
-
» numpang nanya dong knalpot two brother full system performa n suara gimana? hargaa? dibanding sama knalpot lain gimana?
» (ASK) SHINKO TIRES USA
» JUAL MURAH: (seperti baru) R9 CARBON tipe KOMPETISI limited edition ""ASLIIIIII''(hanya beberapa di INDO) l
» FILTER KNN tipe 0990 NINJA 250..KONDISI 95%
» CORSA MOTORCYCLE TIRE INFORMATION CENTER

Permissions in this forum:Anda tidak dapat menjawab topik
Mig33 Bogor :: COMPUTER :: Hardware-
Navigasi: